Benih dan Harga Jual Gurame di Purwakarta

Benih Ikan Gurame dijual dalam berbagai ukuran, dari mulai telor gurama, ukuran butir beras, ukuran satu jari, ukuran dua jari, ukuran 3 jari sampai ukuran 5 jari. Ukuran untuk benih yang paling besar biasanya sampai 5 jari dan bisa dipelihara dalam waktu 5 bulan lagi sudah bisa dipanen dan dijual sebagai ikan konsumsi yang biasa di jual di restoran restoran.

Harga benih gurame bisa berubah ubah sewaktu waktu sehingga tidak bisa dipastikan harganya, terutama harga telornya, karena peternak ikan masih mengandalkan perkawinan secara alami dan tergantung sekali dengan cuaca atau iklim pada saat gurame dipijahkan.

Wednesday, September 16, 2015

Telor Fertil dan Tidak Fertil

Dalam belajar membudidayakan burung puyuh memang harus lengkap, jika ingin langgeng. Karena peternak yang terus beli bibit tidak akan bisa berlangsung lama karena keuntungannya dikendalikan oleh para pebisnis ternak dari mulai bibit sampai pakannya. Karena itu sebagai peternak sangatlah perlu mengetahui bagaimana cara menetaskan telornya.

Untuk bisa mempunyai telor yang bisa ditetaskan kita harus punya pejantannya, yang mana pejantan tersebut disatukan dengan induk betina. Komposisi antara jantan dan betina cukup 1 banding 5 saja atau bahkan 1 jantan 6 betina masih memungkinkan untuk mendapatkan telor tetas yang subur. Subur disini pengertianya adalah bisa menetas. Perbandingan ini dalam dunia peternakan juga berpengaruh dalam mengasilkan komposisi antara telor jantan dan telor betina. Dengan komposisi jantan lebih sedikit diharapkan yang akan menetas komposisinya akan lebih banyak betina.

Untuk membedakan telor yang subur akan sulit jika belum dimasukan ke dalam mesin tetas. Telor yang sudah ditetaskan akan bisa terlihat dengan sinar lampu dari bawah. Setelah kira kira 4 hari telor puyuh yang ditetaskan bisa diterawang dengan lampu, telor yang subur atau fertil akan terlihat gelap, sedangkan telor yang tidak subur akan terlihat terang. Untuk melihat dengan sinar yang menembus cangkang telor agak sulit untuk telor burung puyuh karena tertutup oleh corak warna cangkang telor, jadi harus diputar putar ke posisi yang memungkinkan untuk diterawang.

Dibawah adalah gambaran telor yang baru (belum ditetaskan) kalau diterawang akan terlihat terang, ini berbeda dengan telor yang sudah ditetaskan selama 4 hari. Telor yang sudah ditetaskan akan terlihat gelap atau kemerahan karena ada urat darah dari embrio di dalam telor. Kalau masih terlihat terang dicurigai terlor tersebut tidak subur atau kurang subur. Untuk lebih jelasnya memang harus praktek dan menandai sendiri pada telor telor yang sudah diterawang.

Ini adalah telor yang belum ditetaskan akan terlihat terang jika diterawang:


Yang dibawah ini adalah telor yang sudah ditetaskan akan terlihat gelap jika diterawang dengan lampu:

No comments:

Post a Comment